A. Latar Belakang
Gambaran Kumuhnya Jakarta
Sebuah realita terjadi
dan sering muncul di hadapan kita, seperti halnya terjadi di balik gemerlapnya
kota Jakarta, dengan kemiskinan yang akut dan tersembunyi serta merata ke
seluruh penjuru. Kali ini terjadi pada kasus anak yang mengalami gizi buruk dan
benar-benar mengenaskan. Di sudut ibu kota, tepatnya di Jalan Ekor Kuning RT 002
RW 004, Kelurahan Penjaringan Kota Administrasi Jakarta Utara, tidak jauh dari
museum Bahari dan pasar ikan Penjaringan, terdapat sang anak yang terbaring
karena mengalami gizi buruk. Halimah Hasifah namanya. Gadis kecil berusia 3
tahun 7 bulan ini terlihat jauh berbeda dengan seusianya. Halimah belum bisa
berjalan dan bicara. Bobot tubuhnya pun hanya sekitar 9 kilogram.
Halimah Penjaringan gizi
buruk
“Anak-anak seumur dia
jauh lebih berat. Adiknya aja yang bulan depan baru dua tahun udah 12 kilogram
lebih,” kata Uum Cahriyah, ibu kandung Halimah. Diagnosa gizi buruk sebenarnya
sudah disampaikan pihak Puskesmas Penjaringan sejak awal, saat ia berusia
sekitar 6 bulan. Namun, karena ketidaktahuan orang tua dan keterbatasan
keuangan, penderitaan Halimah belum tertangani.

