MENGAMANKAN DATA PENTING SEBELUM BENCANA

Data merupakan hasil sebuah proses yang terakumulasi setiap saat dan kemudian dikelompokkan serta diarsipkan agar dapat diambil dan diproses lagi jika diperlukan. Ada kalanya data, terutama dalam institusi yang sangat vital, disimpan di dalam sebuah hard-disk komputer yang terjaring dengan share network-nya serta terpusat. Namun apa yang terjadi, jika suatu saat pada komputer yang merupakan alat utama data tersimpan tersebut muncul beberapa kejanggalan saat diakses pada komputer workstation di lain tempat, misalnya, data pada spreadsheet-nya mulai kacau dan tidak dapat menghitung dengan benar, aplikasi program web-server-nya mengeluarkan bahasa aneh pada saat diakses di workstation, atau bahkan database-nya menjadi rusak sebagian sehingga tidak dapat dilakukan backup, apalagi restore. Terkadang sistem operasi yang dipergunakan sebagai komputer utama ini menggunakan sistem operasi workstation, misalnya Ms. Windows XP, sistem operasi Ms. Windows 7 atau yang lainnya.

Jika suatu saat dilakukan pembenahan atau bahkan format dan install ulang pada sistem operasi komputer utama tersebut, maka langkah yang terpenting adalah melakukan backup image drive-nya sebelum dilakukan dua proses tersebut. Langkah ini diambil sebagai antisipasi, jika format dan installasi ulang nantinya tidak berhasil, maka sistem dapat dikembalikan dengan cara restore sebagaimana sistem sebelumnya. Untuk itu kita memerlukan beberapa tahapan sebelum melakukan proses format dan install ulang tersebut. Salah satunya adalah membuat drive image yang nantinya diambil lagi jika sistem operasi tidak ada karena terformat dan gagal install ulang.

Menggunakan Drive Image XLM

Beberapa tool recovery sengaja dirancang untuk membantu kita dalam hal usaha menyelamatkan data sistem yang ada. Namun jika hard drive kita saat ini corrupt maka pertimbangan tingginya biaya pemulihan data yang dilakukan oleh professional jelas akan sangat mahal, mungkin dapat sampai berbicara di angka jutaan rupiah.

DriveImage XML adalah merupakan salah satu aplikasi tidak berbayar yang dapat dijalankan di sistem operasi Windows. Besar file-nya pun tidak kurang dari 2 MB. Aplikasi in sangat mudah dipergunakan dan sesuai dengan program untuk imaging dan melakukan back up partisi atau logical drive. Image yang dibuat menggunakan Microsoft Volume Shadow Service (VSS), sehingga kita dapat melakukan hot mages bahkan dari drive yang sedang dipergunakan. Image akan tersimpan di dalam file XML yang akan memberikan kita kemudahan untuk memprosesnya dengan aplikasi 3rd party. Kita pun dapat melakukan restore image ke drive tanpa melakukan re-boot. Drive Image dengan XML dengan dua model level kompresinya, lebih cepat dibandingkan model yang lain.

DriveImage XML dapat dijalankan di dalam sistem operasi Windows XP, Windows Server 2003, Vista dan Windows 7. Aplikasi ini akan melakukan backup, image dan restore drives yang diformat dengan FAT 12, 16, 32 dan NTFS. Ada dua jenis aplikasi yang dikenalkan yaitu Private Edition, dimana dengan Private home user dapat menggunakan DriveImage XML tanpa biaya apa pun, dan Commercial Edition, jika kita adalah merupakan organisasi bisnis atau pengguna DriveImage XML secara komersil, kita perlu membelinya dengan 5, 10, 20, 50 dan 100 user licenses.

Cara Installasi

Untuk dapat melakukan installasi aplikasi ini, terlebih dahulu kita dapatkan programnya dengan mengunduhnya di URL:

http://www.ziddu.com/download/13729764/dixmlsetup.exe.html

yang nantinya kita dapat file sebagaimana gambar dibawah ini:

Selanjutnya, klik ganda pada mouse di file tersebut agar dapat dilakukan installasi. Lakukan sebagaimana petunjuknya, atau dapat di lihat pada gambar dibagwah ini:

  1. Pada saat selesai klik kiri dua kali mouse pada program tersebut, akan menghasilkan petunjuk installasi awal, sebagaimana gambar. Selanjutnya klik pada tombol Next.


  1. Berikutnya akan ditampilkan pernyataan persetujuan kita terhadap ketentuan installasi aplikasi yang ada untuk program tersebut. Agar dapat melanjutkan installasi, klik pada kotak sebelah kiri pernyataan Yes, dan klik Next.


  1. Selanjutnya tentukan dimana lokasi file installasi akan disimpan, sebagaimana gambar dibawah ini:


  1. Program ini selanjutnya akan dibuatkan shortcut dimana groupnya dapat kita tentukan sendiri, sebagaimana gambar dibawah ini:


  1. Apabila semua ketentuan telah kita sesuaikan, tahap selanjutnya adalah konfirmasi untuk melanjutkan proses installasi, sebagaiman gambar di bawah ini:


  1. Kita dapat menunggu proses sampai selesai dan memperhatikan progress-nya, sebagaimana gambar dibawah ini:


  1. Selanjutnya, apabila proses installasi telah selesai, akan diinformasikan, sebagaimana gambar dibawah ini:


Buat Image Baru

Jika kita berencana untuk melakukan image pada drive C, kita dapat menyiapkan sebuah lokasi drive kosong, yang kapasitasnya kurang lebih sebesar jumlah pemakaian pada drive tersebut, dapat berupa drive pada hard drive atau CD/DVD dengan beberapa kali proses burn pada sejumlah CD/DVD berkesinambungan. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi kegagalan proses boot pada drive C, kita sudah memiliki image-nya pada drive lain atau di beberapa CD/DVD yang terpisah.

Untuk melakukan proses back up dengan menggunakan image ini, dapat melalui beberapa tahapan, yaitu:

  1. Klik ganda mouse pada shortcut yang tersedia di desktop


  1. Selanjutnya, akan muncul form informasi, apa yang dapat kita lakukan, sbagaimana gambar dibawah ini:


  1. Selanjutnya, klik pada tombol Back up yang berada pada layar bawah sebelah kiri, dan aplikasi ini akan memindai PC kita serta semua hard drive yang ada, sebagaiamana gambar dibawah ini:


  1. Untuk melakukan proses image drive C, yang biasanya dipergunakan sebagai drive aktif dan sistem utamanya, pilih tombol Next untuk memulai panduan selanjutnya, sebagaimana gambar di bawah:



  1. Klik Next kembali di lokasi mana ditunjukkan proses mulai image di mulai, dan dengan beberapa ketentuan pengaturan, yaitu:
    1. Raw mode, mode ini akan membuat sektor per sektor salinan dari drive, termasuk ruang yang tidak digunakan. Ini berarti jika terdapat file gambar, akan dibuatkan image dengan ukuran yang sama dari sebenarnya. Untuk situasi yang paling aman, biarkan kotak ini tidak dicentang, karena tidak ada gunanya membuat cadangan untuk ruangan disk yang kosong.
    2. Split large files, Jika kita berencana untuk burn disk image ke dalam CD/DVD, dan pilihan ini akan melakukan proses pemecahan file gambar ke dalam potongan yang lebih kecil. Dengan cara ini kita dapat dengan mudah menyimpan file-file tersebut ke dalam disk dalam ukuran yang lebih kecil. Jika kotak tersebut tidak dicentang, maka kita akan mendapatkan beberapa file image yang sangat besar
    3. Compressed, Jika ruang pada drive tujuan kita kapasitas kosongnya tidak lebih dari cukup, pilih "Compressed" agar dapat menghemat sampai dengan 40% kapasitas yang lebih kecil dari mode normal.



  1. Selanjutnya klik Next, untuk memulai proses:



Tergantung pada kecepatan komputer kita, dan ukuran kapasitas ruang kosong dari hard drive serta jumlah ruang yang sedang diback up, proses ini dapat memakan banyak waktu. Pertimbangkan kapan waktu untuk mulai sebelum kita meninggalkan komputer, misal di malam hari, atau selama istirahat makan siang. DriveImage XML akan akan menjalankan counter seberapa banyak waktu yang sudah dipergunakan untuk menyalin disk dan seberapa banyak waktu yang tersisa sampai proses selesai, sebagaimana ditunjukkan pada gambar ini:

Proses ini menjadi tidak cepat, terutama jika kita memiliki banyak data dalam bentuk gambar. Pada PC dimana, kami telah melakukannya, aplikasi ini dapat melakukan backup image dari total drive berkapasitas 12 GB dalam waktu sekitar 35 menit. Setelah proses imaging selesai, kita akan memiliki dua jenis file yang tersimpan yaitu, satu XML file, dan beberapa file DAT, tergantung pada apakah kita memilih pilihan "Split file besar ". File. XML adalah daftar semua file dalam gambar, sedangkan DAT file berisi data image yang sebenarnya, sebagaimana ditunjukkan pada gambar:

Setelah kita telah mendapatkan dan menyimpan image sistem, kita dapat menggunakannya untuk mengembalikan file tersebut sebagaimana aslinya, untuk mengembalikan PC kita kembali ke keadaan yang tepat pada saat membuat image, atau membuat duplicate yang sama persis drive ke partisi atau hard drive.

Browse dan Restore

Untuk melihat dan menyalin file yang terdapat dalam image ke PC kita, klik pada tombol Browse pada bagian kiri bawah jendela XML DriveImage, dan klik "Load Image." Kemudian pilih file XML untuk gambar Anda disimpan. Navigasikan susunan folder sebagaimana seperti biasa, dan klik kanan file untuk melihatnya, membukanya dengan menggunakan aplikasi yang terkait, atau ekstrak (mengembalikannya ke setup PC Anda saat ini.) Anda juga dapat klik kanan pada seluruh folder dan pilih" Extract ", atau tekan Ctrl + S, untuk menyalin ke setup PC Anda saat ini.


Namun jika hard drive komputer kita crashed sepenuhnya, kita dapat mengembalikannya ke dalam keadaan sebelumnya.



No comments:

Post a Comment